STRATEGI
BISNIS USAHA DALAM APLIKASI BANK SAMPAH JAYA UNTUK MENINGKATKAN
PEREKONOMIAN LAMPUNG
NAMA : SEPRI
PRATAMA
PRODI : ILMU
KOMUNIKASI
NPM : 19711049
Tujuan Penulisan Artikel Ini Adalah Untuk Memenuhi UAS Mata Kuliah Inovation Tentang Inovasi Bisnis, Jadi Saya Membuat Artikel Tentang Aplikasi Bank Sampah Jaya Jadi ,Alur penanganan sampah di pemukiman rumah tangga sesuai peratuan pemerintah yang berlaku dimulai dari pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan dan pemrosesan akhir sampah. Pertambahan penduduk yang cepat terutama di wilayah perkotaan telah menyebabkan bertumpuknya sampah terutama sampah yang dihasilkan oleh rumah tangga . Belum adanya kesadaran masyarakat terutama untuk memilih, memilah, dan mengolah (3M) sampah , sampah-sampah kering seperti kaleng, botol, plastic, dozz bekas susu dll.dibiarkan bercampur dengan sampah basah Kondisi ini menyebabkan sampah menggunung dan mengeluarkan bau yang tidak sedap. Tumpukan campuran berbagai jenis sampah RT itu menjadi sarang penyakit dan merusak lingkungan. Belum adanya upaya untuk mengelola sampah tersebut. Alternatif lain dalam penanganan sampah yaitu melalui aplikasi berbasis android yang sedang diupayakan oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan Provinsi Lampung sehingga diperlukan adanya analisis secara teknis berupa prosedur transaksi bank sampah dan minimum jumlah sampah yang disetorkan serta analisis secara finansial menggunakan metode BEP dengan menetapkan biaya tetap dan biaya variable terlebih dahulu
Kata Kunci : sampah rumah tangga, bank sampah, aplikasi
berbasis android, financial , Bernilai
Ekonomi
1. Pendahuluan
Sampah saat ini bukan saja menjadi masalah Kota Bandar Lampung, semata, atau Indoneisa atau negara tertentu, akan tetapi telah menjadi masalah dunia. Jika sampah tidak tertangani dengan baik dan bijakm akan menjadi benacana nasional dan bahkan bencana dunia. Masalah sampah ini makin kompleks karena menyangkut berbagai aspek, mulai dari aspek sosial, ekonomi, budaya hingga masalah kesehatan. Masalah sosial timbul manakala sampah menjadi bahan keributan antar rumah tangga yang berkelahi karena satu KK membuang sampah ke rumah tetangganya, atau membakar sampah yang asapnya menganggu tetangga lainnya. Pemerintah Provinsi Lampung mendorong pengembangan Business Plan Bank Sampah agar dapat dikelola dengan baik dan diperluas pelayanannya untuk masyarakat.
Bank sampah merupakan suatu istilah yang
digunakan untuk merubah paradigma tentang sampah sehingga masyarakat yang
mendengar atau mengucapkan tidak merasa segan karena kesan sampah yang kotor
dan bau. Bank sampah sebenarnya tidak ada kaitannya langsung dengan pengertian
bank tempat menyimpan uang dan menyalurkan kepada masyarakat untuk kegiatan
produktif. Namun bank sampah memiliki tujuan yang sama dengan bank yaitu untuk
meningkatkan kesejahteraan anggota bank sampah.
1. Nama Produk Bisnis (Bank Sampah Jaya)
(Logo Bank Sampah Jaya)
Tujuan Produk Bisnis ini sebenarnya untuk menjaga lingkungan Menggunakan Apliksi agar masyarakat mampu membudayakan barang
bekas menjadi sesuatu yang bisa dijadikan uang dan Masyrakat dapat
Mendepatkan Evisien Waktu. Kegiatan
bank sampah lebih pada memilah sampah, menimbang, menghargai hasil timbangan
sampah dari masyarakat dan menjual sampah tersebut kepada pengumpul sampah.
Keunggulan B AJA ( Bank SampAh JayA ) :
a.
Untuk memudahkan masyarkat, Aplikasi
B AJA (Bank SampAh JayA ) dapat diunduh melalui playstore maupun
Appstore.
b.
Kami juga menyediakan jasa tabungan emas. Sampah-sampah
yang masuk (ke bank sampah) dapat dikonversikan kedalam gram emas yang mana
nilai paling kecil 0,01 gr emas seharga enam ribu rupiah.
c.
Kami menyediakan tempat khusus bagi masyarakat yang mau mengolah sampah
anorganik menjadi kerajinan bernilai jual
d. Kita juga menyediakan pupur organik dari sampah sampah organik.
2. Cara Pemasaran Bank Sampah Jaya Untuk Meningkatkan Perekonomian Lampung
Cara pemasaran
aplikasi B AJA ( Bank SampAh JayA )
melalui media sosial, periklanan, maupun menggunakan mobile branding, media
internet, Promosi Penjualan (Sales Promotion) promosi penjualan yaitu:
a.
memberikan potongan harga (discount) bagi konsumen
yang membeli produk kerajinan secara borongan,
b.
mengadakan pameran agar masyarakat mengetahui
produk kerajinan daur ulang sampah, Personal Selling Bank Sampah
c. melakukan promosi dengan personal selling melalui sosilisasi ke desa-desa melakukan promosi menggunakan promosi dari mulut ke mulut (Word Of Mout) dimulai dengan para pengurus serta anggota dengan sering mengunakan produk produk daur ulang sampah dan menceritakan pengalamannya kepada orang-orang terdekat seperti sahabat, anggota keluarga dan kerabat lainnya.
3. Cara Dan Tujuan Pemberdayaan Aplikasi Bank Sampah Jaya Untuk Meningkatkan Perekonomian Lampung
Pemberdayaan merupakan implementasi dari strategi pembangunan yang berbasis
pada masyarakat Provinsi Lampung. Terkait dengan hal ini, pembangunan, apapun pengertian yang
diberikan terhadapnya, selalu merunjuk pada upaya perbaikan, terutama perbaikan
pada mutu hidup manusia, baik secara fisik maupun mental. Untuk mencapai
kemandirian masyarakat Daerah Lampung diperlukan sebuah proses Melalui proses belajar maka
secara bertahap masyarakat akan memperoleh kemampuan atau daya.
Berikut tujuan pemberdayaan
dirumuskan dalam 3 (tiga) bidang yaitu ekonomi, politik, sosial budaya.
- . Konsep pemberdayaan dibidang
ekonomi adalah usaha menjadikan ekonomi yang kuat, besar, mandiri, dan berdaya
saing tinggi dalam penguatan golongan ekonomi lemah. Sedangkan pemberdayaan dibidang
politik merupakan upaya penguatan rakyat kecil dalam proses pengambilan
keputusan yang menyangkut kehidupan berbangsa dan bernegara khusus nya
kehidupan mereka sendiri.
- .
Konsep pemberdayaan
masyarakat di bidang sosial budaya berarti menumbuhkan kembali nilai budaya,
dan kearifan-kearifan lokal yang memiliki nilai luhur dalam masyarakat. Budaya
dan kearifan lokal seperti sifat gotong royong, kerjasama, dan kearifan lokal
lainnya sebagai jati diri masyarakat perlu ditumbuh kembangkan melalui berbagai
bentuk pemberdayaan sebagai modal sosial dalam pembangunan.
- .
Ketidakberdayakan adalah
melemahnya fungsi sosial yang ada di masyarakat (gotong royong, kepedulian,
musyawarah, dan keswadayaan) yang pada gilirannya dapat mendorong pergeseran perilaku
masyarakat yang semakin jauh dari semangat kemandirian, kebersamaan, dan
kepedulian untuk mengatasi persoalan secara bersama.
Dari paparan tersebut
dapat kita simpulkan bahwa tujuan pemberdayaan adalah memampukan dan
memandirikan masyarakat
Lampung terutama dari keterbelakangan, kesenjangan,
dan ketidakberdayaan.
4. Tujuan pengelolaan kebersihan lingkungan Untuk Meningkatkan Perekonomian Lampung, diantaranya :
a. Mencapai kelestarian hubungan manusia dengan lingkungan hidup sebagai
tujuan membangun manusia seutuhnya di Lampung.
b. Mengendalikan pemanfaatan sumber daya secara arif dan bijaksana.
c. Mewujudkan manusia sebagai pembina dan mitra lingkungan hidup.
d. Melaksanakan pembangunan Lampung keberlanjutan yang berwawasan lingkungan
untuk kepentingan generasi sekarang dan mendatang.
- Kesimpulan
- . Masalah sampah dan
penangannnya melalui berbgaia cara termasuk mendirikan Bank Sampah harus selalu disosialisasikan di masyarakat;
- Sosialisasi dan penyuluhan
pendirian dan pengelolaan Bank Sampah sangat dibutuhkan oleh para kader
- Para Kader sangat berminat
dan akan meneruskannya ke ibu ibu lainnya di lingumngan masing masing
- Perlu dukungan penuh
pemerintah
daerah Lampung untuk mensosialisasikan upaya upaya pengurangan sampah di tengah tengah masyarakat karena mereka tidak mengetahui dengan jelas bahwa tindakan ibu- ibu yang sangat sederhana saja sebenarnya bisa mengurangi sampah di lingkungannya.
- Saran
Strategi pembangunan perekonomian yang dihasilkan dari bisnis ini bisa menjadi masukan untuk pemerintah daerah Lampung selanjutnya. Pelaksanaan strategi pembangunan perekonomian tersebut harus didukung oleh berbagai pihak pengambil keputusan dan menggandeng pihak-pihak pelaku seperti bank lain bekerja sama, masyarakat daerah , lembaga ekonomi dan perguruan tinggi
6. Daftar Pustaka
- Oktaviannur,
M., Redaputri, A. P., Ayunara, M., Dunan, H., & Jayasinga, H. I. (2020).
ANALYSIS OF BUSINESS STRATEGY DECISION MAKING IN INCREASING SALES OF WAROENG
STEAK AND SHAKE BANDAR LAMPUNG. International Journal of Economics, Business
and Accounting Research (IJEBAR), 4(03).
- Redaputri,
A. P., & Barusman, M. Y. S. (2018). Strategi Pembangunan Perekonomian
Provinsi Lampung. Jurnal Manajemen Indonesia, 18(2), 86-93.
