SELAMAT DATANG DI BLOG SEPRI PRATAMA

SELAMAT DATANG DI BLOG SEPRI PRATAMA SELAMAT DATANG DI BLOG SEPRI PRATAMASELAMAT DATANG DI BLOG SEPRI PRATAMA SELAMAT DATANG DI BLOG SEPRI PRATAMA

Kamis, 22 September 2022

Peran Mengenai Perkembangan KotaGede Sebagai Salah Satu Penyangga Kebudayaan dan Pembangunan

DI Yogyakarta, Kamis , 22/09/2022 , Peran suatu kota dapat dilihat dari fungsi yang diemban kota tersebut dan digambarkan oleh karakteristik perkembangan yang ada. Menurut Gist, N.P & Halbert, L.A (Hadi sabari 2005) mengemukakan enam jenis kelas kota atas dasar fungsinya yaitu kota yang berfungsi sebagai pusat industry, kota yang berfungsi sebagai pusat perdagangan, kota yang berfungsi sebagai pusat politik, kota yang berfungsi sebagai pusat kebudayaan, kota yang berfungsi sebagai pusat rekreasi atau kesehatan, dan yang terakhir adalah kota yang tidak mempunyai fungsi tertentu yang menonjol. 

Dari penjelasan Gist & Halbert ini kota Gedhe, Yogyakarta saat ini yang berfungsi sebagai pusat kebudayaan, potensi kulturalnya kelihatan menonjol dibanding dengan fungsi - fungsi lain yang ada. Dalam masa - masa silam, peranan masjid - masjid di dunia Islam, gereja - gereja di dunia kristiani serta pusat - pusat kerajaan memegang perananan yang sangat penting dalam kehidupan bernegara. Hal ini yang menggambarkan potensi kultural dari suatu Kota. Kota yang mempertahakan dan menonjolkan potensi kultural ini dapat digolongkan sebagai Kota Budaya. Peran utama dari Kota budaya adalah mempertahankan nilai kultural yang dimiliki dalam pembangunan yang ada, sehingga arah pengembangan kota tetap terarah berdasarkan nilai-nilai budaya dan historis yang dimiliki.

Pertumbuhan penduduk yang tinggi, dinamika migrasi yang pesat, dan wilayah yang tidak cukup luas menjadikan Yogyakarta dan sekitarnya menjadi wilayah yang potensial berubah dan rawan tidak lestari. Oleh karena itu dibutuhkan strategi pembangunan yang tepat sehingga peran kota Yogyakarta dalam mempertahankan nilai-nilai kultural dapat tetap terjaga. Stratergi pembangunan yang dapat diterapkan di Kota Yogyakarta adalah sebagai berikut:

    Memantapkan fungsi lindung melalui pemeliharaan dan pelestarian terhadap kawasan cagar budaya dan ilmu pengetahuan serta pencegahan dampak negatif kegiatan manusia terhadapnya dengan pemberian sanksi yang tegas.


Dokumentasi Penulis

Dalam proses pembangunan yang terjadi sering mengakibatkan aset pusaka yang dimiliki mejadi rusak, tergusur, atau berubah fungsi (lihat, Haryono, 1995). Perusakan dan kerusakan itu terjadi baik pada skala mikro, meso, maupun makro. Ruang pada skala mikro adalah ruang-ruang dalam rumah tinggal atau bangunan. Ruang skala meso dapat berupa daerah permukiman, seperti kampung, desa, atau kelurahan. Ruang makro adalah yang memiliki luasan terbesar dan dapat terdiri dari beberapa ruang meso, seperti sebuah kawasan kota lama dan kawasan budaya (Haryadi, 1995). 

Peran suatu kota dapat dilihat dari fungsi yang diemban kota tersebut dan digambarkan oleh karakteristik perkembangan yang ada. Dari karakteristik perkembangan yang dominan dapat dilihat bahwa Kota Yogyakarat memiliki fungsi dan peran ganda yaitu sebagai kota budaya dan juga kota pendidikan. Ada beberapa fungsi lainnya seperti wisata dan jasa yang berkembang seiring dengan pertumbuhan kota, namun fungsi-fungsi tambahan ini lahir dari perkembangan dua fungsi utama tersebut. Dari beberapa fungsi yang diemban, fungsi dan peran kota Jogja sebagai Kota Budaya dianggap sebagai fungsi utama dari Kota Jogja karena melahirkan fungsi-fungsi lainnya serta merupakan poin utama yang memberikan keistimewaan dari keberadaan Yogyakarta itu sendiri.

Menurut Gist, N.P & Halbert, L.A (Hadi sabari 2005) mengemukakan beberapa jenis kelas kota atas dasar fungsinya salah satunya adalah Kota berfungsi sebagai pusat kebudayaan. Dari penjelasan ini kota yang berfungsi sebagai pusat kebudayaan, potensi kulturalnya kelihatan menonjol dibanding dengan fungsi lain yang ada. Dalam masa - masa silam, peranan masjid - masjid di dunia Islam, gereja - gereja di dunia kristiani serta pusat - pusat kerajaan memegang perananan yang sangat penting dalam kehidupan bernegara. Hal ini yang menggambarkan potensi kultural dari suatu Kota. Kota yang mempertahakan dan menonjolkan potensi kultural ini dapat digolongkan sebagai Kota Budaya. Peran utama dari Kota budaya adalah mempertahankan nilai kultural yang dimiliki dalam pembangunan yang ada, sehingga arah pengembangan kota tetap terarah berdasarkan nilai-nilai budaya dan historis yang dimiliki dan Yogyakarta tergolong didalamnya. Mempelajari kota Yogyakarta berarti juga harus mempelajari budayanya, sebab Jogja merupakan salah satu kota yang masih memiliki ciri khas selama bertahun-tahun, dan hal itu biasa sulit ditemukan di tempat lain.

Struktur dan pola ruang KotaGedhe yang terbentuk oleh komponen- komponen ruang yang merupakan simbolisasi konsep-konsep budaya tersebut, mengarah pada tipe tertentu dari citra kota, yaitu citra monumental dan pertahanan. Dari pemaknaan struktur ruang, pola ruang maupun wujud tata ruang secara keseluruhan dapat dilihat nilai-nilai kultural dan historis dimiliki oleh Kotagedhe. Nilai kultur dan historis ini menggambarkan peran yang dimiliki.

Kotagedhe salah satu sebagai intepratsi dari fungsi Kota Budaya yang diembannya. Peran utama dalam mempertahankan nilai-nilai ini tidak mudah untuk dilakukan, karena seiring perkembangan zaman saat ini banyak nilai-nilai keistimewaan yang mulai terkikis, oleh karena itu dibutuhkan strategi yang tepat dalam menjaga kelestarian yang ada. Strategi pembangunan yang dapat diterapkan adalah :

1. Memantapkan fungsi Masjid KotaGedhe melalui pemeliharaan dan pelestarian terhadap kawasan cagar budaya dan ilmu pengetahuan serta pencegahan dampak negatif kegiatan manusia terhadapnya dengan pemberian sanksi yang tegas.

2. Mengoptimalkan zonasi sebagai upaya pelestarian cagar budaya

3. Pengembangan kawasan cagar budaya sebagai Heritage Tourism

4. Serta Sebagai Sentra Perak 


Note :

KLIK Poster Modul Nusantara :  Poster Modul Nusantara

KLIK Video Modul Nusantara : Video Modul Nusantara




Selasa, 22 Desember 2020

STRATEGI BISNIS USAHA DALAM APLIKASI BANK SAMPAH JAYA UNTUK MENINGKATKAN PEREKONOMIAN LAMPUNG

 

STRATEGI BISNIS USAHA DALAM APLIKASI BANK SAMPAH JAYA UNTUK MENINGKATKAN PEREKONOMIAN LAMPUNG

 

NAMA : SEPRI PRATAMA

PRODI : ILMU KOMUNIKASI

NPM    : 19711049

 

 Tujuan Penulisan Artikel Ini Adalah Untuk Memenuhi UAS Mata Kuliah Inovation Tentang Inovasi Bisnis, Jadi Saya Membuat Artikel Tentang Aplikasi Bank Sampah Jaya  Jadi ,Alur penanganan sampah di pemukiman rumah tangga sesuai peratuan pemerintah yang berlaku dimulai dari pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan dan pemrosesan akhir sampah. Pertambahan penduduk yang cepat terutama di wilayah perkotaan telah menyebabkan bertumpuknya sampah terutama sampah yang dihasilkan oleh rumah tangga . Belum adanya kesadaran masyarakat terutama untuk memilih, memilah, dan mengolah (3M) sampah , sampah-sampah kering seperti kaleng, botol, plastic, dozz bekas susu dll.dibiarkan bercampur dengan sampah basah Kondisi ini menyebabkan sampah menggunung dan mengeluarkan bau yang tidak sedap. Tumpukan campuran berbagai jenis sampah RT itu menjadi sarang penyakit dan merusak lingkungan. Belum adanya upaya untuk mengelola sampah tersebut. Alternatif lain dalam penanganan sampah yaitu melalui aplikasi berbasis android yang sedang diupayakan oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan Provinsi Lampung sehingga diperlukan adanya analisis secara teknis berupa prosedur transaksi bank sampah dan minimum jumlah sampah yang disetorkan serta analisis secara finansial menggunakan metode BEP dengan menetapkan biaya tetap dan biaya variable terlebih dahulu

Kata Kunci : sampah rumah tangga, bank sampah, aplikasi berbasis android, financial , Bernilai Ekonomi

1.    Pendahuluan

Sampah saat ini bukan saja menjadi masalah Kota Bandar Lampung, semata, atau Indoneisa atau negara tertentu, akan tetapi telah menjadi masalah dunia. Jika sampah tidak tertangani dengan baik dan bijakm akan menjadi benacana nasional dan bahkan bencana dunia. Masalah sampah ini makin kompleks karena menyangkut berbagai aspek, mulai dari aspek sosial, ekonomi, budaya hingga masalah kesehatan. Masalah sosial timbul manakala sampah menjadi bahan keributan antar rumah tangga yang berkelahi karena satu KK membuang sampah ke rumah tetangganya, atau membakar sampah yang asapnya menganggu tetangga lainnya. Pemerintah Provinsi Lampung mendorong pengembangan Business Plan Bank Sampah agar dapat dikelola dengan baik dan diperluas pelayanannya untuk masyarakat.

Bank sampah merupakan suatu istilah yang digunakan untuk merubah paradigma tentang sampah sehingga masyarakat yang mendengar atau mengucapkan tidak merasa segan karena kesan sampah yang kotor dan bau. Bank sampah sebenarnya tidak ada kaitannya langsung dengan pengertian bank tempat menyimpan uang dan menyalurkan kepada masyarakat untuk kegiatan produktif. Namun bank sampah memiliki tujuan yang sama dengan bank yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan anggota bank sampah.

      1. Nama Produk Bisnis (Bank Sampah Jaya)



(Logo Bank Sampah Jaya)

 

Tujuan Produk Bisnis ini sebenarnya untuk menjaga lingkungan Menggunakan Apliksi agar masyarakat mampu membudayakan barang bekas menjadi sesuatu yang bisa dijadikan uang dan Masyrakat dapat Mendepatkan Evisien Waktu. Kegiatan bank sampah lebih pada memilah sampah, menimbang, menghargai hasil timbangan sampah dari masyarakat dan menjual sampah tersebut kepada pengumpul sampah.

Keunggulan B AJA ( Bank SampAh JayA ) :

a.    Untuk memudahkan masyarkat, Aplikasi B AJA (Bank SampAh JayA ) dapat diunduh melalui playstore maupun Appstore.

b.    Kami juga menyediakan jasa tabungan emas. Sampah-sampah yang masuk (ke bank sampah) dapat dikonversikan kedalam gram emas yang mana nilai paling kecil 0,01 gr emas seharga enam ribu rupiah.

c.    Kami menyediakan tempat khusus bagi masyarakat yang mau mengolah sampah anorganik menjadi kerajinan bernilai jual

d.    Kita juga menyediakan pupur organik dari sampah sampah organik.


      2. Cara Pemasaran Bank Sampah Jaya Untuk Meningkatkan Perekonomian Lampung

Cara pemasaran aplikasi B AJA ( Bank SampAh JayA ) melalui media sosial, periklanan, maupun menggunakan mobile branding, media internet, Promosi Penjualan (Sales Promotion) promosi penjualan yaitu:

a.    memberikan potongan harga (discount) bagi konsumen yang membeli produk kerajinan secara borongan,

b.    mengadakan pameran agar masyarakat mengetahui produk kerajinan daur ulang sampah, Personal Selling Bank Sampah  

c.    melakukan promosi dengan personal selling melalui sosilisasi ke desa-desa melakukan promosi menggunakan promosi dari mulut ke mulut (Word Of Mout) dimulai dengan para pengurus serta anggota dengan sering mengunakan produk produk daur ulang sampah dan  menceritakan pengalamannya kepada orang-orang terdekat seperti sahabat, anggota keluarga dan kerabat lainnya. 

   3. Cara Dan Tujuan Pemberdayaan Aplikasi Bank Sampah Jaya Untuk Meningkatkan Perekonomian Lampung

Pemberdayaan merupakan implementasi dari strategi pembangunan yang berbasis pada masyarakat Provinsi Lampung. Terkait dengan hal ini, pembangunan, apapun pengertian yang diberikan terhadapnya, selalu merunjuk pada upaya perbaikan, terutama perbaikan pada mutu hidup manusia, baik secara fisik maupun mental. Untuk mencapai kemandirian masyarakat Daerah Lampung diperlukan sebuah proses Melalui proses belajar maka secara bertahap masyarakat akan memperoleh kemampuan atau daya.

 Berikut tujuan pemberdayaan dirumuskan dalam 3 (tiga) bidang yaitu ekonomi, politik, sosial budaya.

  • .        Konsep pemberdayaan dibidang ekonomi adalah usaha menjadikan ekonomi yang kuat, besar, mandiri, dan berdaya saing tinggi dalam penguatan golongan ekonomi lemah. Sedangkan pemberdayaan dibidang politik merupakan upaya penguatan rakyat kecil dalam proses pengambilan keputusan yang menyangkut kehidupan berbangsa dan bernegara khusus nya kehidupan mereka sendiri.

 

  • .    Konsep pemberdayaan masyarakat di bidang sosial budaya berarti menumbuhkan kembali nilai budaya, dan kearifan-kearifan lokal yang memiliki nilai luhur dalam masyarakat. Budaya dan kearifan lokal seperti sifat gotong royong, kerjasama, dan kearifan lokal lainnya sebagai jati diri masyarakat perlu ditumbuh kembangkan melalui berbagai bentuk pemberdayaan sebagai modal sosial dalam pembangunan.

 

  • .    Ketidakberdayakan adalah melemahnya fungsi sosial yang ada di masyarakat (gotong royong, kepedulian, musyawarah, dan keswadayaan) yang pada gilirannya dapat mendorong pergeseran perilaku masyarakat yang semakin jauh dari semangat kemandirian, kebersamaan, dan kepedulian untuk mengatasi persoalan secara bersama.

Dari paparan tersebut dapat kita simpulkan bahwa tujuan pemberdayaan adalah memampukan dan memandirikan masyarakat Lampung terutama dari keterbelakangan, kesenjangan, dan ketidakberdayaan.

4. Tujuan pengelolaan kebersihan lingkungan Untuk Meningkatkan Perekonomian Lampung, diantaranya :

a. Mencapai kelestarian hubungan manusia dengan lingkungan hidup sebagai tujuan membangun manusia seutuhnya di Lampung.

b. Mengendalikan pemanfaatan sumber daya secara arif dan bijaksana.

c. Mewujudkan manusia sebagai pembina dan mitra lingkungan hidup.

d. Melaksanakan pembangunan Lampung keberlanjutan yang berwawasan lingkungan untuk kepentingan generasi sekarang dan mendatang.


 5.  Kesimpulan Dan Saran Aplikasi Bank Sampah Jaya

- Kesimpulan

  1.     . Masalah sampah dan penangannnya melalui  berbgaia cara  termasuk mendirikan Bank Sampah harus selalu  disosialisasikan di masyarakat;
  2.    Sosialisasi dan penyuluhan pendirian dan pengelolaan Bank Sampah sangat dibutuhkan  oleh para kader
  3.     Para Kader sangat berminat dan akan meneruskannya ke ibu ibu lainnya di lingumngan masing masing
  4.    Perlu dukungan penuh pemerintah

daerah Lampung untuk mensosialisasikan upaya upaya pengurangan sampah di tengah tengah masyarakat karena mereka tidak mengetahui dengan jelas bahwa tindakan ibu- ibu yang sangat sederhana saja sebenarnya bisa mengurangi sampah di lingkungannya.

- Saran

Strategi pembangunan perekonomian yang dihasilkan dari bisnis ini bisa menjadi masukan untuk pemerintah daerah Lampung selanjutnya. Pelaksanaan strategi pembangunan perekonomian tersebut harus didukung oleh berbagai pihak pengambil keputusan dan menggandeng pihak-pihak pelaku seperti bank lain bekerja sama, masyarakat daerah , lembaga ekonomi dan perguruan tinggi

6. Daftar Pustaka

-       Oktaviannur, M., Redaputri, A. P., Ayunara, M., Dunan, H., & Jayasinga, H. I. (2020). ANALYSIS OF BUSINESS STRATEGY DECISION MAKING IN INCREASING SALES OF WAROENG STEAK AND SHAKE BANDAR LAMPUNG. International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR), 4(03).

-       Redaputri, A. P., & Barusman, M. Y. S. (2018). Strategi Pembangunan Perekonomian Provinsi Lampung. Jurnal Manajemen Indonesia, 18(2), 86-93.

Rabu, 18 November 2020

Sejarah Perkembangan Media Massa Ke Massa


Nama : Sepri Pratama

Prodi : Ilmu Komunikasi

NPM : 19711049


Awalnya Media Massa Atau Penyampain Informasi Kepada Hal layak dengan mengunakan beberapa benda seperti batu, bambu , sutra serta kulit hewan

Salah satu contoh Media Penyampain Informasi Melalui Benda Tersebut Terlihat  di Roma Sekitar 59 Sebelum Masehi Perintah Romawi Menerbitkan Acta Diurna Yaitu Sebuah Buletin Pengumuman berisi catatan hari yang dipahat di lempengan batu atau logam acta diurna biasanya dipasang ditempat umum diutus oleh perintah raja romawi Yuliuz Zesar 


Menerbitkan Acta Diurna


Selanjutnya di abat Ke-8 Tahun 713 dan 714 Masehi, Perkembangan Media Massa mulai terjadi di negara Cina kala Itu disnasti tang sedang memimpin cina  , Meberitakan Pemerintahan Mereka Melalui Kaiyuan Za Bad yakni Sebuah buletin yang ditulis tangan di selembar  kain sutra, Kemudian Perkembangan Media Massa Terlihat Semakin Pesat , Kala itu Kertas Ditemukan di cina Sejak itu media penyampaian informasi Menjadi semakin Simpel  dan ringkas tidak berat dan susah dibawa Seperti Menggunakan batu atau pun bambu serta tidak mahal seperti saat menggunakan kain sutra


 Kaiyuan Za Bad yakni


Media Bertuliskan Di Batu


Penemuan ditulis Kain Sutra


Perubahan Demi Perubahan pada Media Penyampain Informasi semakin Terlihat , Kala ilman Jerman Yonghat Kotebat pada 1450, Penemuan Kertas dan Mesin cetak inilah perkembangan media massa begitu pesat dan dapat dijumpai di negara negara eropa, Penemu pertama Media Cetak adalah Johannes Gutenberg pada tahun 1455 terutama di Negara Eropa. Perkembangan awal terlihat dari penggunaan daun atau tanah liat sebagai medium bentuk media sampai percetakan. Gutenberg mulai mencetak Bible melalui teknologi cetak yang telah ditemukannya. Teknologi mesin cetak Gutenberg mendorong juga peningkatan produksi buku menjadi hitungan yang tidak sedikit. Teknologi percetakan sendiri menciptakan momentum yang justru menjadikan teknologi ini semakin mendorong dirinya untuk berkembang lebih jauh. 



Penemuan Mesin cetak



Penemuan Kertas


Tanda-tanda perkembangan media cetak adalah melek huruf (kemampuan untuk bacatulis). Memang melek huruf adalah kondisi yang dipunyai oleh kaum elite. Bahasa yang berkembang pun hanya beberapa bahasa pokok, bahasa latin – misalnya. Perkembangan pendidikan pada abad 14 juga mendorong perkembangan orang yang melek huruf. Perkembangan sosial pun mendorong kemampuan baca tulis orang kebanyakan, sehingga perkembangan dramatis media cetak pun semakin luas. 

Berikut


1. Surat Kabar 

Surat kabar merupakan media massa yang paling tua dibandingkan dengan jenis media massa lainnya. Diketahui bahwa sejak zaman prasejarah, tepatnya tahun 59 Sebelum Masehi, bentuk paling sederhana dari surat kabar telah ada di Roma saat di bawah kekuasaan Julius Caesar. Bentuknya hanya berupa lembar harian dan isinya pun masih sebatas pemberitahuan penting dari kerajaan. Lembaran tersebut dinamai Acta Diurna (berasal dari bahasa Yunani, dalam bahasa Indonesia berarti catatan harian). 


Tercatat oleh sejarah surat kabar dimulai sejak ditemukan mesincetak oleh Johann Gutternberg di Jerman pada tahun 1451. Meski sumber lain menyebutkan bahwa teknologi cetak telah ada di Cina sejak tahun 748. Adapun lembar berita pertama yang dicetak, terbit di Jerman pada tahun 1502 dengan istilah Zeitung. Berlanjut tahun 1513, Trewe Encountre hadir sebagai lembar berita pertama yang berbahasa Inggris. Namun keduanya belum terbit secara teratur. Barulah pada tahun 1609, prototipe pertama surat kabar di Eropa yang terbit secara rutin, diterbitkan di Bremen, Jerman. Pada tahun yang sama, surat kabar yang sangat sederhana terbit di Strasborg. Bentuk surat kabar yang sesungguhnya terbit pada tahun 1620 di Frankfurt, Berlin, Humberg, Vienna, Amsterdam, dan Antwerp (Hiebert, Ungurait, Bohn, 1975: 206). 


Di Eropa Surat Kabar terbit


Sedangkan di Inggris, surat kabar pertama yang masih sederhana terbit pada tahun 1621. Memasuki tahun 1665, hadir di Oxford surat kabar yang dianggap sebagai surat kabar yang benar karena terbit secara teratur yaitu Oxford Gazette. Beberapa bulan kemudian ketika pemerintahan pindah ke London, surat kabar tersebut berubah namanya menjadi London Gazette. Surat mabar tersebut menggunakan dua kolom untuk pertama kalinya. Sedangkan di Amerika, baru ada surat kabar pertama bagi warga utara, yaitu Publick Occurrences Both Foreign and Domestick pada tahun 1690 di Boston. 

Memasuki abad ke-17, surat kabar mulai mengalami perkembangan yang menakjubkan. Salah satu indikasinya adalah lahirnya surat kabar harian pertama bernama The Daily Courant pada tahun 1702 di London. Selanjutnya, di London pula, pada tahun 1754, The Daily Advertiser tercatat sebagai surat kabar pertama yang berformat empat kolom. Seakan tak mau kalah, di Perancis dan di Amerika Serikat pun hadir surat kabar harian yang pertama yaitu Journal de Paris pada tahun 1777 dan Pennsylvania Packet ( Pennsylvania Evening Post ) tahun 1784. 



Surat Kabar Yang Masih Terbit



Meskipun demikian, sampai tahun 1830-an, surat kabar masih relatif mahal harganya dan hanya dibaca oleh golongan elit, serta para politikus. Pada tahun 1833 barulah surat kabar bertransformasi menjadi lebih terjangkau bagi kalangan luas. Perkembangan teknologi percetakanlah yang telah mengakibatkan proses pencetakan semakin cepat, sehingga surat kabar semakin terjangkau oleh masyarakat karena harganya murah. Menjelang akhir abad ke-18 itu pula, surat kabar terus menunjukkan peningkatan yang berarti dari segi kualitas penyajian. Hal itu mulai ditandai dengan digunakannya telegraf sebagai penunjang kerja pada tahun 1847. Pada tahun 1873, surat kabar berilustrasi dapat dilihat di New York. Pada tahun 1878, untuk pertama kalinya, iklan terlihat sehalaman penuh surat kabar, dan tahun 1880, giliran fotografi yang terlihat pada surat kabar untuk pertama kalinya. 

Seiring dengan perkembangan yang sudah sangat signifikan surat kabar yang telah kita kenal sudah semakin baik. Dan surat kabar yang kita ketahui sekarang sudah memiliki kebutuhan, penemuan, khalyak luas, perusahaan bebas, dan ukuran yang professional. 


2. Majalah 

Majalah yang terbitkan oleh Johann Rist, yang merupakan seorang teolog dan penyiar dari Hamburg, Jerman. Adalah majalah yang paling awal diterbitkan pada tahun 1663-1668 yaitu Erbauliche Monaths - Unterredungen. Pada awal terbitnya, majalah hanya didesain untuk kalangan terbatas. Penerbitnya lebih suka disebut sebagai pengelola quality magazine. Sumber lain mengatakan bahwa majalah pertama yang terbit di Inggris pada tahun 1731 yaitu Gentleman Magazine. Majalah ini berisi berbagai topik tentang sastra, politik, biografi, dan kritisisme. Majalah ini menjadi contoh karakter umum majalah yang biasa dijumpai saat ini, misalnya berisi humor, esai politik, sastra, musik, teater, hingga kabar orang-orang ternama. Sepuluh tahun 


sesudahnya, muncul majalah pertama di Amerika Serikat. Namun sumber lain seperti Encyclopedia Americana menyebutkan, majalah dalam bentuk sebagai sisipan dari suratkabar sudah terbit sejak 1665 di Prancis, yakni Le Journal de savants. Majalah periodik ini berisi berita penting dari berbagai buku dan penulis, komentar seni, filsafat, dan iptek. 


Penyebaran teknik cetak foto (photoengraving) sejak akhir abad 19 memudahkan dan mempercepat reproduksi aspek seni koran dan majalah. Biayanya pun menjadi lebih murah jika dibandingkan dengan teknik lama yang masih menggunakan batangan-batangan kayu, zincograph, dan pelat-pelat baja. 

Pada umumnya, majalah yang mampu bertahan ialah majalah yang bersifat khusus.  Maka, diciptakanlah majalah yang isinya sesuai dengan selera dan kepentingan orang banyak. Munsey’s dan McClure’s mulai menyajikan liputan olahraga di Harvard yang disusul dengan artikel olahraga umum, tulisan tentang perang, lagu-lagu populer, para pesohor (selebritis), dan sebagainya. Curtis lalu menerbitkan majalah khusus kaum ibu, Ladies’ Home Journal, yang kemudian menjadi majalah pertama yang mencapai tiras 1 juta. Majalah-majalah khusus seni dan arsitektur, kesehatan, dan sebagainya segera ikut bermunculan.

 Sejak saat itu Berbagai  Surat Kabar Pun Mulai Muncul di berbagai negara , salah satu yang tertua dan hingga saat ini masih terbit adalah Och Inrikes Tioningar surat kabar yang berasal dari swedia sejak tahun 1645



B. Media Elektronik (Radio Dan Televisi) 

 Hingga Akhirnya Perkembangan Media Massa Semakin tak terbendung seperti Radio Dan Televisi mulai ditemukan Sejak Itu informasi yang ditemukan tidak hanya berupa tulisan tetapi berupa gambar 2 Dimensi Melainkan Juga Melalui Suara dan Gambar Bergerak dan media elektronik berkembang semakin pesat dan canggih dan tak tertandingi berita yang tadinya berupa waktu berhari-hari untuk di siarkan  berubah menjadi siaran langsung , Perkembangan teknologi komunikasi kini sudah semakin pesat, seiring dengan kemajuan zaman yang semakin modern. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya media elektronik. Namun kemajuan ini secara sadar ataupun tidak sadar telah banyak merubah pola perilaku masyarakat. Berikut beberapa jenis media elektronik : 


Radio  Dan Televisi


1. Radio 

Radio adalah teknologi yang digunakan untuk pengiriman sinyal dengan cara modulasi dan radiasi elektromagnetik ( gelombang elektromagnetik ). Gelombang ini melintas dan merambat lewat udara dan bisa juga merambat lewat ruang angkasa yang hampa udara, karena gelombang ini tidak memerlukan medium pengangkut ( seperti molekul udara ).  


Sejarah radio adalah sejarah teknologi yang menghasilkan peralatan radio yang menggunakan gelombang radio. Awalnya sinyal pada siaran radio ditransmisikan melalui gelombang data yang kontinyu baik melalui modulasi amplitudo (AM), maupun modulasi frekuensi (FM). Metode pengiriman sinyal seperti ini disebut analog. Selanjutnya, seiring perkembangan teknologi ditemukanlah internet, dan sinyal digital yang kemudian mengubah cara transmisi sinyal radio. 

Awal 1800-an secara terpisah Joseph Henry, Profesor dari Pinceton University, dan fisikawan Inggris Michael Faraday mengembangkan teori induksi. Percobaan mereka terhadap elektromagnet membuktikan arus listrik di sebatang kawat dapat menimbulkan arus di batang kawat lain, meski keduanya tidak berhubungan. Dasar teori dari perambatan gelombang elektromagnetik pertama kali dijelaskan pada 1873 oleh James Clerk Maxwell dalam papernya di Royal Society mengenai teori dinamika medan elektromagnetik (bahasa Inggris: A dynamical theory of the electromagnetic field), berdasarkan hasil kerja penelitiannya tahun 1864. Fisikawan Inggris James Clerik Maxwell, berteori bahwa arus listrik dapat menciptakan medan magnet dan bahwa gelombang elektromagnet bergerak dengan kecepatan cahaya. 


Pada 1878 David E. Hughes adalah orang pertama yang mengirimkan dan menerima gelombang radio ketika dia menemukan bahwa keseimbangan induksinya menyebabkan gangguan ke telepon buatannya. Dia mendemonstrasikan penemuannya kepada Royal Society pada 1880 tapi hanya dibilang itu cuma merupakan induksi. Teori Maxwell itu belakangan dibuktikan kebenarannya oleh percobaan yang dilakukan fisikawan Jerman Heinrich Hertz, tahun 1880. Heinrich Rudolf Hertz yang, antara 1886 dan 1888, pertama kali membuktikan teori Maxwell melalui eksperimen, memperagakan bahwa radiasi radio memiliki seluruh properti gelombang (sekarang disebut gelombang Hertzian), dan menemukan bahwa persamaan elektromagnetik dapat diformulasikan ke persamaan turunan partial disebut persamaan gelombang. 


Baru kemudian Guglielmo Marconi pada 1895, berhasil mengirim sinyal komunikasi radio dengan gelombang elektromagnet sejauh , 1,5 km. Tahun 1901, sinyal dari perangkat radio Marconi mampu melintasi Samudera Atlantik dari Inggris ke Newfoundland, Kanada dan dunia inovasi radio mencatat nama Guglielmo Marconi, sebagai penemu radio. Namun dibalik semua ketenaran Marconi sebagai Penemu Radio, fisikawan kelahiran Kanada Reginald A. Fessendenlah yang pertama kali mentransmisikan suara manusia via radio ketika pada 1906, ia berbica melalui radio dari Brant Rock, Massachusetts, AS, kepada kapal-kapal di lepas pantai Samudera Atlantik. Sejak itu radio terus berkembang makin sempurna, didukung oleh pelbagai temuan secara bertahap. 


John Ambrose Fleming pada tahun 1904 menemukan bahwa tabung audion dapat digunakan sebagai receiver nirkabel bagi teknologi radio ini. Para ilmuwan mengembangkan tabung hampa udara yang bisa melacak dan memperkuat sinyal radio. Penemu AS Dr. Lee De Forest mematenkan tabung elektron yang terdiri dari tiga elemen (triode audion) tahun 1907, yang kemudian menjadi elemen penting dalam penerimaan sinyal radio. Tabung Audion yang diberi nama tabung Lee De Forest ini memungkinkan gelombang suara ditransmisikan melalui sistem komunikasi nirkabel. Namun, gelombang yang dipancarkannya masih terlalu lemah. 


Pada 1912 kemampuan penerimaan ini ditingkatkan lagi oleh Edwin Howard Armstrong yang menemukan penguat gelombang radio/radio amplifier. Alat ini bekerja menangkap sinyal elektromagnetik dari transmisi radio dan memberikan sinyal balik dari tabung. Dengan begitu kekuatan sinyal meningkat sebanyak 20.000 kali perdetik. Suara yang ditangkap juga jauh lebih kuat. Penemuan ini kemudian menjadi sangat penting dalam sistem komunikasi radio karena jauh lebih efisien.  Nama : Muh. Syarifudin Noor 3 Edwin Howard Armstrong, yang menciptakan sirukit superheterodyne 1918. Sirkuit ini punya kemampuan seleksi yang tinggi. 


Armstrong pula berjasa mengembangkan sistem siaran FM pada 1933 yang dikenal sebagai "Bapak penemu radio FM". Namun hak paten atas amplifier jatuh ke tangan Dr. Lee deforest. Sampai saat ini radio amplifier masih menjadi teknologi inti pada pesawat radio. Penelitian demi penelitian pun terus dia lakukan untuk lebih menyempurnakan suara radio 2 tersebut.  Pada 1933 Amstrong memperkenalkan sistem radio FM (frequency modulation), yang memberi penerimaan jernih meskipun ada badai dan menawarkan ketepatan suara yang tinggi yang sebelumnya belum ada. Sistem tersebut juga menyediakan sebuah gelombang tunggal membawa dua program radio dengan sekali angkut. Pengembangan ini disebut dengan multiplexing. Atas kejernihan suara yang dihasilkannya, saluran FM mendominasi sistem radio dan bahkan digunakan untuk komunikasi oleh Badan Antariksa Nasional Amerika, NASA. 9. Martin Block lahir di Los Angeles, California pada tahun 1901. Pada tahun 1935, sementara pendengar ke New York sedang menunggu perkembangan penculikan Lindbergh, Blok menghibur para pendengarnya dengan memainkan catatan antara berita Lindbergh . Block adalah orang pertama yang menyiarkan program musik dengan menggunakan lat pemutar musik.dia mendapat penghargaan diangkat ke Radio Of flame. 10. Novy (Angkatan Laut USA), Novy adalah orang pertama yang membuat istilah “Broadcasting”. Ia menggunakan istilah ini untuk berkomunikasi antara komandan dengan pasukan untuk menyusun strategi perang. 11. 


Olson Wales adalah orang yang membuat drama radio tentang Perang Dunia I dengan memunculkan tokoh makhluk luar angkasa. Kehadiran tokoh ini mampu membangkitkan emosi pendengar pada saat itu. 

Pada saat berdirinya International Amateur Radio Union (IARU) tahun 1925, wilayah nusantara masih dikuasai oleh Belanda, dan pada saat itu tengah berkecamuk Perang Dunia Pertama. Pada saat itu, komunikasi antara Netherland dengan Hindia Belanda ( julukan untuk wilayah Nusantara ) hanya mengandakan saluran kabel Laut yang melintas Teluk Aden yang dikuasai oleh Inggris.  

Timbul kekhawatiran Belanda atas saluran komunikasi tersebut, mengingat Inggris terlibat dalam Perang Dunia Pertama tersebut sedangkan Belanda ingin bersikap netral. Oleh karenanya, dilakukanlah berbagai percobaan dengan menempatkan beberapa stasiun relay di Malabar, Sumatra, Srilangka dan beberapa tempat lagi.  

Radio Malabar, berdiri tanggal 5 Mei 1923, merupakan pemancar yang menggunakan teknologi arc transmitter terbesar di dunia. Arc transmitter yang besar dengan kekuatan 2400kW yang dibuat oleh Klaas Dijkstra yang bekerja untuk Dr. Ir. De Groot. Input power pemancar Radio Malabar adalah 3,6 MegaWatt dan bekerja pada frekuensi 49.2kHz dengan panjang gelombang 6100m dengan menggunakan callsign PMM. Daya untuk pemancar Radio Malabar dibangkitlan oleh sebuah pembangkit tenaga air buatan Amerika yang terletak di Pengalengan dengan tegangan 25kV.  

Radio Malabar merupakan cikal bakal amatir radio di Indonesia dan merupakan radio pertama di Indonesia untuk komunikasi jarak jauh. Frekuensi yang digunakan masih sangat rendah dalam panjang gelombang sangat panjang, tidak mengherankan jika antenna yang digunakan harus dibentangkan memenuhi gunung Malabar di Bandung Selatan. Sisa-sisa Radio Malabar masih terdapat di sana, yaitu berupa tiang-tiang antena-antena besar dan tinggi di tengah hutan. 


2. Televisi  

Penemu Televisi Adalah J.L. Baird & C.F. Jenkins berasal dari Negara Amerika. Televisi adalah sebuah media telekomunikasi terkenal sebagai penerima siaran gambar bergerak beserta suara, baik itu yang monokrom ( hitam putih ) maupun warna Penemuan televisi melibatkan banyak pihak namun tidak dapat dipisahkan dari penemu dasar tentang Gelombang Elektromagnet yaitu Joseph Henry dan Michael Faraday (1831). Berikut para penemu yang terlibat dalam penemuan massal tersebut baik perorangan maupun badan usaha :  

1876-George Carey menciptakan selenium camera yang digambarkan dapat membuat seseorang melihat gelombang listrik. Belakangan, Eugen Goldstein menyebut tembakan gelombang sinar dalam tabung hampa itu dinamakan sebagai sinar katoda. 1884-Paul Nipkov, Ilmuwan Jerman, berhasil mengirim gambar elektronik menggunakan kepingan logam yang disebut teleskop elektrik dengan resolusi 18 garis. 1888-Freidrich Reinitzeer, ahli botani Austria, menemukan cairan kristal (liquid crystals), yang kelak menjadi bahan baku pembuatan LCD. Namun LCD baru dikembangkan sebagai layar 60 tahun kemudian.  

1897-Tabung Sinar Katoda (CRT) pertama diciptakan ilmuwan Jerman, Karl Ferdinand Braun. Ia membuat CRT dengan layar berpendar bila terkena sinar. Inilah yang menjadi dasar televisi layar tabung. 1900-Istilah Televisi pertama kali dikemukakan Constatin Perskyl dari Rusia pada acara International Congress of Electricity yang pertama dalam Pameran Teknologi Dunia di Paris. 1907-Campbell Swinton dan Boris Rosing dalam percobaan terpisah menggunakan sinar katoda untuk mengirim gambar.  

1927-Philo T Farnsworth ilmuwan asal Utah, Amerika Serikat mengembangkan televisi modern pertama saat berusia 21 tahun. Gagasannya tentang image dissector tube menjadi dasar kerja televise. 1929-Vladimir Zworykin dari Rusia menyempurnakan tabung katoda yang dinamakan kinescope. Temuannya mengembangkan teknologi yang dimiliki CRT. 1940-Peter Goldmark menciptakan televisi warna dengan resolusi mencapai 343 garis.  

1958-Sebuah karya tulis ilmiah pertama tentang LCD sebagai tampilan dikemukakan Dr. Glenn Brown. 1964-Prototipe sel tunggal display Televisi Plasma pertamakali diciptakan Donald Bitzer dan Gene Slottow. Langkah ini dilanjutkan Larry Weber. 1967-James Fergason menemukan teknik twisted nematic, layar LCD yang lebih praktis.  

1968-Layar LCD pertama kali diperkenalkan lembaga RCA yang dipimpin George Heilmeier. 1975-Larry Weber dari Universitas Illionis mulai merancang layar plasma berwarna. 1979-Para Ilmuwan dari perusahaan Kodak berhasil menciptakan tampilan jenis baru organic light emitting diode (OLED). Sejak itu, mereka terus mengembangkan jenis televisi OLED. Sementara itu, Walter Spear dan Peter Le Comber membuat display warna LCD dari bahan thin film transfer yang ringan. 1981-Stasiun televisi Jepang, NHK, mendemonstrasikan teknologi HDTV dengan resolusi mencapai 1.125 garis.  

1987-Kodak mematenkan temuan OLED sebagai peralatan display pertama kali. 1995Setelah puluhan tahun melakukan penelitian, akhirnya proyek layar plasma Larry Weber selesai. Ia berhasil menciptakan layar plasma yang lebih stabil dan cemerlang. Dekade 2000-Masing masing jenis teknologi layar semakin disempurnakan. Baik LCD, Plasma maupun CRT terus mengeluarkan produk terakhir yang lebih sempurna dari sebelumnya.


Era Media Elektronik seperti ini  radio dan televisi  nampaknya sudah berlalu, Seiring dengan berjalannya waktu  lahirnya Media digital yang memungkan setiap orang mendapatkan informasi dengan muda begitu cepat , salah satunya perangkat yang paling sering digunakan dimedia digital adalah Smartphone, Dijaman yang sudah sangat moderan  Seperti Saat ini Hampir Semua Orang Berbagai Belahan Dunia Menggunakan Smartphone, Bukan Hanya dapat digunakan alat komunikasi perangkat ini juga mampu menyediakan beragam informasi  dari media media online maupun aplikasi – aplikasi berita , kini kecepatan berita dapat diakses dengan cepat bukan hitungan menit tetapi cukup dengan hitungan detik 


C. Telegraf/Telegram 

Samuel F. B. Morse seorang berkebangsaan Amerika adalah orang pertama yang menemukan telegram sebagai alat pengirim telegram. Telegram mulai dipopulerkan pada tahun 1920-an. Pada saat itu tarif pengiriman telegram lebih murah daripada tarif telepon. Tarif mengirim telegram dihitung berdasarkan jumlah karakternya, termasuk tanda baca. Jangkauan pengiriman berita melalui telegram meliputi lokal maupun internasional. Waktu yang dibutuhkan untuk mengirim telegram adalah kurang dari satu hari. Keunikan dari telegram adalah tanda baca dituliskan. Telegram yang popular di Indonesia berada dibawah naungan perusahaan Telkom. 


Sekitar tahun 1920 John Logie Baird (1888-1946) dan Charles Francis Jenkins(1867- 1934) menggunakan piringan karya Paul Nipkow untuk menciptakan suatu sistem dalam penangkapan gambar, transmisi, serta penerimaannya. Mereka membuat seluruh sistem televisi ini berdasarkan sistem gerakan mekanik, baik dalam penyiaran maupun penerimaannya. Pada waktu itu belum ditemukan komponen listrik tabung hampa (Cathode Ray Tube). 

Kata telegram terdiri dari dua kata yaitu tele yang berarti jauh dan gram artinya tulisan. Secara umum pengertian telegram adalah tulisan, atau  yang dikirim dan jarak jauh dengan bantuan pesawat telegram Alat untuk mengirim telegram disebut telegraf. 

Telegraf mengirimkan pesan dalam rupa sandi atau tanda-tanda morse. Di Indonesia penggunaan telegram dalam surat menyurat tak dapat dipisahkan dari jasa Perusahaan Umum Pos dan Telekomunikasi (Perum Postel). Penulisan telegram terikat dengan ketentuan-ketentuan yang diatur oleh Perum Postel. Blangko telegram, tata cara penulisan, penetapan tanda baca, dan penghitungan biaya, semuanya diatur oleh Perum Postel. 

Jenis-jenis Telegram Telegram dibagi menjadi dua jenis : 

1. Telegram biasa 

2. Telegram Indah 


D. Telepon 

Telepon diciptakan oleh Alexander Graham Bell pada tahun 1876. Bell bersama Watson asistennya melakukan uji coba percakapan telepon pertamanya. Mereka berada di ruangan yang berbeda dan melakukan percakapan melalui pesawat telepon. Pada tanggal 7 Maret 1876, Bell menerima hak paten atas system dan alat telepon ciptaannya itu. 

Dan pada tahun 1877, seorang banker bernama Roswell C. Downer membangun jaringan telepon komersil pertama yang menghubungkan rumah dengan kantornnya. Pada tahun 1910, cikal bakal telepon seluler muncul. Itu ditemukan oleh Lars Magnus Ericsson. Dia erupakan pendiri perusahaan Ericsson yang kini dikenal dengan perusahaan Sony Ericsson. 

Dengan semakin berkembangnya zaman, banyak muncul perusahaan-perusahaan yang memproduksi telepon genggam. Mereka berlomba-lomba menciptakan telepon genggam yang terbaik dan berlomba-lombamenarik pengunjung. 

Sekarang pun banyak jenis, bentuk dan fasilitas-fasilitas didalam telepon genggam yang terus mengalami perkembangan. Yang awalnya bentuknya besar deengan memmiliki antenna sekarang mengalami perkembangan menjadi lebih tipis, tidak lagi terdapat antena bahkan sekarang bannyak telepon genggam layar sentuh. Fasilitas yang disediakan pun bermacammacam mulai dari kamera, fasilitas untuk online, wi-fi dan masih banyak lagi. 

Banyak perusahaan-perusahaan telepon genggam yang bermunculan mulai dari Cross, Nexian dan lain-lain 


E. Digital 

Teknologi digital adalah teknologi yang dilihat dari pengoperasionalannya tidak lagi banyak menggunakan tenaga manusia. Tetapi lebih cenderung pada sistem pengoprasian yang serba otomatis dan canggih dengan system komputeralisasi/ format yang dapat dibaca oleh komputer. Teknologi digital pada dasarnya hanyalah sistem menghitung sangat cepat yang memproses semua bentuk-bentuk informasi sebagai nilai-nilai numeris.                

Teknologi digital dalam komunikasi adalah hal yang sangat penting. Dalam bidang komunikasi, teknologi digital berkembang dengan menggunakan spektrum elektomagnetik yang merupakan gabungan dari frekuensi magnetik, gelombang radio, sinar X, gelombang cosmic, infrared, cahaya, gelombang radio, dan gelombang mikro. Dari situlah televisi, radio, komputer, dan lain-lain dapat tercipta. Komunikasi digital banyak membawa manfaat bagi kehidupan manusia. 

Teknologi digital akan terus berkembang. Pada masa yang akan datang, perkembangan teknologi ini dipengaruhi tiga hal, yaitu transisi digital, konvergensi jaringan, dan infrastruktur 

digital. Konvergensi jaringan yang terjadi adalah kegiatan di rumah-kesibukan perjalananpekerjaan kantor. Konvergensi ini bertendensi pada pemenuhan kebutuhan manusia dalam lingkungan apa pun dan di mana saja. Saat ini kita semua sudah tahu bahwa teknologi analog mengalami penurunan pertumbuhan, sedangkan teknologi digital terus naik. Inilah era transisi digital.



Sumber :

- Buku Revolusi Industri 4.0 By Astrid Savitri

- E – Book Komuniksi dalam Media Digital  By Sigit Surahman

- E-Jurnal Sejarah Perkembangan Media massa By Kominfo

- Youtube On The Spot _Media Massa Ke massa